Kalcerbola.com – Malam bersejarah bagi keluarga Van Persie: pelatih Feyenoord, Robin van Persie, memberi debut senior kepada putranya, Shaqueel — di laga melawan Celtic di Liga Europa 2025/26. Momen haru ini terjadi meski hasil di lapangan tidak berpihak: Feyenoord tumbang 1-3.
Debut Shaqueel: Fakta & Detik-detik Turun Lapangan
- Shaqueel van Persie masuk ke lapangan pada menit ke-81, menggantikan pemain lain saat Feyenoord tertinggal 1-2 dari Celtic.
- Keputusan menurunkan Shaqueel sempat dipertanyakan banyak pihak — tudingan nepotisme muncul — tetapi pelatih Robin van Persie tegas menyatakan semua keputusan adalah profesional: “dipilih karena tim butuh gol, bukan karena saya ayahnya.”
- Meski waktu bermain singkat, debut ini memberi gambaran bahwa Shaqueel kini resmi naik kelas ke tim senior — tonggak besar dalam karier muda 19-tahunnya.
Reaksi & Kontroversi: Antara Bangga dan Kritik
Debut ini memicu respon beragam:
- Banyak yang memberi penghargaan terhadap keberanian Robin van Persie menjalankan keputusan sulit dengan profesionalisme — tidak membiarkan status ayah-anak mengganggu keputusan tim.
- Tapi ada pula kritik dan keraguan: karena Shaqueel turun sebagai pemain pengganti di menit akhir, banyak yang berpendapat debutnya lebih bersifat simbolik ketimbang berdasarkan kebutuhan nyata tim pada malam itu.
- Meski begitu, bagi Shaqueel dan keluarganya, ini tetap momen besar dan awal dari babak baru — dari sepak bola usia muda ke level senior bersama klub besar Belanda.
