Kalcerbola.com – Setelah awal yang penuh kritik, kini Garnacho mulai garang di Chelsea. Pemain muda asal Argentina itu berhasil mencetak gol perdananya untuk The Blues sekaligus tampil menonjol dalam beberapa laga terakhir di Premier League.
Bangkit dari Kritik, Kini Jadi Pembeda
Alejandro Garnacho akhirnya mulai menunjukkan kualitasnya bersama Chelsea. Setelah masa adaptasi yang sulit, sang winger berusia 20 tahun itu mencatat gol perdananya untuk klub London Barat dalam kemenangan 3-0 atas Wolverhampton Wanderers di Stamford Bridge.
Gol tersebut menjadi momen penting setelah sebelumnya Garnacho sempat disorot karena penampilan buruk dalam debut melawan Brentford yang berakhir kekalahan. Namun kini, ia menjawab kritik dengan performa mengesankan di lapangan.
“Saya tahu awalnya sulit, tapi saya terus bekerja keras. Sekarang saya merasa lebih bebas bermain,” ujar Garnacho dikutip dari The Athletic.
Adaptasi Cepat Bersama Enzo Maresca
Kehadiran Enzo Maresca sebagai pelatih tampak menjadi kunci perubahan Garnacho. Dalam sistem 4-3-3 yang fleksibel, Garnacho diberi peran lebih bebas untuk menusuk dari sisi kiri.
Kolaborasinya dengan Enzo Fernández dan Nicolas Jackson juga membuat alur serangan Chelsea lebih hidup.
Menurut laporan We Ain’t Got No History, Garnacho memperoleh rating 8.4 saat Chelsea menang atas Wolves — penilaian tertinggi di antara pemain muda The Blues.
Selain kontribusi ofensif, Maresca memuji peningkatan kerja defensif sang winger muda.
“Dia kini lebih disiplin, tidak hanya menyerang tapi juga menekan lawan. Itu perkembangan yang kami butuhkan,” ujar Maresca.
Statistik dan Dampak Positif
Sejak berseragam Chelsea, Garnacho telah mencatat:
- 1 Gol & 3 Assist dalam 7 laga terakhir Premier League
- Rata-rata 4 dribel sukses per pertandingan
- 2 kali masuk Team of the Week versi Whoscored
Statistik tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding awal musim, di mana ia sempat kesulitan menemukan ritme bermain. Kini Garnacho mulai dipercaya sebagai pemain utama di sektor sayap kiri, menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Raheem Sterling.
