Kalcerbola.com – Arsenal Pernah Tolak Kvaratskhelia, Winger tersebut tampil bersinar bersama PSG. Penolakan itu terjadi sebelum sang pemain bersinar dan membuktikan kualitasnya sebagai salah satu winger terbaik dunia.
Fakta Arsenal Pernah Tolak Kvaratskhelia
Arsenal baru saja tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan PSG dengan agregat 3-1. Salah satu pemain yang tampil gemilang untuk PSG dalam laga tersebut adalah Khvicha Kvaratskhelia. Ia langsung memberi dampak sejak didatangkan dari Napoli pada Januari lalu, dengan mencetak 4 gol dan 6 assist di Ligue 1 musim 2024/2025.
Fakta menarik muncul setelah laga itu. Arsenal ternyata sempat punya peluang merekrut Kvaratskhelia sekitar tiga tahun lalu, saat ia masih memperkuat Rubin Kazan. Namun, menurut pengamat sepak bola Eropa Timur, Tomasz Pasieczny, Arsenal kala itu justru lebih memilih mendatangkan Marquinhos dari Sao Paulo — yang performanya tidak berkembang sesuai harapan.
“Dia memang punya potensi besar, tapi performanya tidak stabil dan sulit diprediksi. Ada masa di mana dia terlihat kehilangan kepercayaan diri,” ujar Pasieczny kepada media Inggris. Arsenal pun melewatkan kesempatan emas tersebut.
Setelah masa singkat di Liga Rusia, Kvaratskhelia pindah ke Napoli dan menunjukkan perkembangan pesat. Bersama klub Italia itu, ia mencetak 12 gol dan 10 assist, membantu Napoli meraih gelar Serie A musim 2022/2023. PSG kemudian membayarnya dengan patokan senilai 80 juta euro.
Kini, di nahkodai Luis Enrique, Kvaratskhelia menjadi pilar andalan dalam visi misi PSG menjuarai Liga Champions. Tim ibu kota Prancis itu akan menghadapi Inter Milan pada final 1 Juni mendatang.
Keputusan Arsenal yang kala itu menolak Kvaratskhelia kini menjadi sorotan. Banyak penggemar menilai bahwa The Gunners melewatkan potensi besar karena kurang jeli membaca perkembangan pemain muda berbakat.
Karir Gemilang Kvaratskhelia
Kegemilangan Kvaratskhelia tidak hanya mencolok di level klub. Bersama tim nasional Georgia, ia juga berperan penting dalam membawa negaranya lolos ke turnamen besar Eropa untuk pertama kalinya. Skill yang sulit ditebak lawan dan keberaniannya dalam duel menjadi pilar andalan pelatih.
Menariknya, keputusan Arsenal untuk melewatkan Kvaratskhelia kini kerap disinggung oleh fans dan pengamat. Dalam forum-forum diskusi suporter, banyak yang menyayangkan keputusan klub yang dinilai kurang jeli dalam melihat potensi pemain muda di luar liga-liga top Eropa.
Selain PSG, beberapa klub elite lainnya seperti Manchester City dan Bayern Munchen juga sempat mengincar Kvaratskhelia sebelum sang pemain akhirnya memilih pindah ke Paris. Keputusan tersebut terbukti tepat, mengingat ia langsung menjadi starter reguler dan berkontribusi besar.
