FIFA Tidak Memberi Izin ke Trump untuk Ganti Kota Host Piala Dunia 2026

FIFA Tidak Memberi Izin ke Trump untuk Ganti Kota Host Piala Dunia 2026

Kalcerbola.com – Kabar Donald Trump Piala Dunia 2026 tengah ramai setelah sang Presiden Amerika Serikat mengklaim bahwa dirinya bisa meminta FIFA untuk mengganti salah satu kota penyelenggara turnamen. Namun, FIFA langsung membantah klaim tersebut dan menegaskan tidak ada intervensi politik dalam keputusan lokasi pertandingan.

Klaim Trump: “Saya Bisa Ubah Kota Tuan Rumah”

Dalam pidatonya di depan pendukung di Michigan, Donald Trump menyebut bahwa ia berencana mengusulkan pergantian kota tuan rumah Piala Dunia 2026.
Trump menyinggung kota Boston (Foxborough, Massachusetts) sebagai lokasi yang menurutnya “tidak aman dan dikelola buruk”.

“Saya bisa meminta FIFA untuk memindahkan pertandingan dari Boston ke kota lain yang lebih aman, dan mereka akan menyetujuinya,” ujar Trump seperti dikutip Associated Press (AP).

Klaim ini segera menyulut perhatian publik dan media global, mengingat persiapan Piala Dunia 2026 sudah mencapai tahap akhir.

FIFA Beri Klarifikasi Tegas

Tak lama setelah pernyataan Trump viral, FIFA merilis klarifikasi resmi melalui juru bicaranya.
Organisasi sepak bola dunia itu menegaskan bahwa keputusan terkait kota penyelenggara sepenuhnya berada di bawah otoritas FIFA, bukan pemerintah negara mana pun.

“Penetapan dan pengawasan kota penyelenggara telah disepakati melalui kontrak resmi dan tidak bisa diubah oleh keputusan politik,” tegas Victor Montagliani, Wakil Presiden FIFA, dilansir dari Reuters.

FIFA juga menambahkan bahwa setiap kota tuan rumah telah menandatangani perjanjian logistik, keamanan, dan infrastruktur jauh sebelum 2025, sehingga tidak mungkin dilakukan perubahan sepihak.

Hambatan Hukum dan Logistik

Menurut laporan AP News, mengganti kota tuan rumah akan menimbulkan sejumlah konsekuensi serius:

  • Kontrak legal multi-pihak: perjanjian antara FIFA, pemerintah lokal, dan panitia nasional sudah mengikat.
  • Kerugian finansial besar: perubahan lokasi akan mengacaukan jadwal transportasi, akomodasi, serta hak siar.
  • Gangguan sistem keamanan: setiap kota tuan rumah telah melalui audit keamanan ketat sejak 2023.

Dengan alasan tersebut, sumber internal FIFA menyebut permintaan Trump “tidak realistis” dan “tidak sesuai prosedur internasional.”

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *