Kalcerbola.com – Setelah pertandingan dramatis Italia menang 5‑4 atas Israel di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, pemain Israel mengklaim bahwa sepanjang laga mereka mendapat insult verbal dari para pemain Italia. Tuduhan ini mencuat dari skor akhir yang ketat, tetapi jauh lebih panas di luar skor.
FIGC dan Team Italia: Tanggapan & Penolakan
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) bersikeras bahwa tidak ada insiden berat yang membutuhkan permintaan maaf resmi. Mereka menyebut tuduhan itu sebagai bagian dari pertandingan yang emosional. Beberapa laporan media Israel menyebut bahwa Gianluigi Donnarumma dan beberapa rekan timnya terlibat dalam insiden provokatif terhadap pemain Israel, khususnya tindakan mengejek atau “mocking”.
Pemain Israel Tersinggung & Suasana Memanas
Kapten Israel, Eli Dasa, menyatakan bahwa timnya merasa diprovokasi sejak awal pertandingan, beberapa kali merasa “tidak diakui” dalam situasi tertentu, dan bahwa rasanya makin memanas menjelang akhir laga. Meski begitu, tidak ada kartu yang dikeluarkan terhadap pemain Italia untuk tuduhan verbal ini, dan wasit tidak melaporkan insiden tersebut secara resmi dalam laporan pertandingan.
Implikasi dan Arah ke Depan
Laga ini bukan hanya soal selisih gol, tetapi soal sportivitas. FIGC kemungkinan akan tetap mempertahankan posisi bahwa tidak ada tindakan resmi yang melanggar, kecuali jika bukti ucapan bisa disertifikasi dan ditindaklanjuti. Israel menyatakan akan terus memperjuangkan klarifikasi dan keadilan dalam sepak bola internasional.
