Nova Arianto Akui Beban Timnas U-17 Jadi Berat Gara-gara Kluivert

Nova Arianto Akui Beban Timnas U-17 Jadi Berat Gara-gara Kluivert

Kalcerbola.com – Pelatih Nova Arianto Timnas U-17 mengakui bahwa beban dan tekanan untuk skuad Garuda Muda kini semakin besar. Hal ini terjadi setelah kegagalan Timnas Indonesia senior yang sebelumnya ditangani Patrick Kluivert di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Nova menyebut ekspektasi publik kini teralihkan kepada tim mudanya yang akan tampil di Piala Dunia U-17 2025.

Nova Arianto: Ekspektasi Naik Usai Kegagalan Senior

Nova Arianto mengatakan, para pemain muda kini menghadapi beban tambahan karena publik berharap mereka bisa menebus kekecewaan dari tim senior.
Menurutnya, sorotan besar terhadap skuad Garuda U-17 bukan hanya soal prestasi, tetapi juga soal bagaimana mereka bisa menjaga moral sepak bola Indonesia.

“Dengan hasil tim senior kemarin yang tidak sesuai harapan, otomatis ekspektasi publik berpindah ke kami. Itu tantangan berat untuk pemain muda,” kata Nova Arianto dikutip dari Suara.com.

Nova berharap para pemain bisa mengelola tekanan tersebut dengan baik dan tetap fokus pada proses, bukan sekadar hasil.

“Saya ingin mereka menikmati permainan. Kalau terlalu banyak beban, mereka tidak akan bisa berkembang,” lanjutnya.

Garuda Muda di Grup Berat

Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia — grup yang dianggap cukup berat oleh banyak pengamat.
Nova menegaskan bahwa target utama saat ini bukan juara instan, tetapi menghasilkan pemain berkualitas untuk masa depan Timnas Indonesia.

“Kami realistis. Grup ini sulit, tapi bukan berarti kami menyerah. Kami mau menunjukkan bahwa Indonesia bisa bersaing,” ujar pelatih yang juga mantan bek Timnas senior itu.

Dampak Era Kluivert

Meski tidak secara langsung menyalahkan Patrick Kluivert, Nova mengakui bahwa hasil buruk era pelatih asal Belanda itu berdampak besar terhadap atmosfer sepak bola nasional.
Menurutnya, publik kini menaruh harapan berlebih pada tim muda untuk mengembalikan semangat Garuda yang sempat menurun.

“Kluivert datang dengan ekspektasi besar, tapi hasil tidak sesuai. Sekarang semua mata tertuju ke tim muda. Itu yang membuat beban makin berat,” jelas Nova.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *