Kalcerbola.com – Pasca pemecatan Patrick Kluivert, PSSI pantau 4 pelatih asing yang saat ini menangani klub di BRI Liga 1. Federasi sepak bola Indonesia itu dikabarkan tengah menyusun rencana jangka pendek untuk menunjuk pelatih anyar sebelum kalender FIFA selanjutnya dimulai. Beberapa nama tenar pun mulai muncul di radar federasi.
PSSI Pantau 4 Pelatih Asing BRI Super League, Berikut Kandidat Kuat
1. Bojan Hodak (Persib Bandung)
Pelatih asal Kroasia ini menjadi kandidat terkuat.
Prestasinya membawa Persib Bandung meraih dua gelar juara beruntun di Liga 1 membuatnya sangat dihormati di Indonesia.
Hodak dikenal dengan taktik disiplin, pressing ketat, dan filosofi kerja keras yang sejalan dengan visi PSSI untuk membangun tim nasional lebih kompetitif.
2. Bernardo Tavares (Eks PSM Makassar)
Meski kini tidak lagi melatih klub, Bernardo Tavares masih berada di Indonesia dan disebut-sebut punya kedekatan dengan beberapa petinggi PSSI.
Gaya melatihnya yang taktis dan fokus pada pengembangan pemain muda dinilai cocok dengan kebutuhan Garuda untuk proyek jangka panjang.
3. Mauricio Souza (Persija Jakarta)
Pelatih asal Brasil ini juga masuk daftar karena karakternya yang tegas dan fleksibel dalam skema permainan.
Mantan pelatih akademi Flamengo itu dikenal punya filosofi menyerang dan menekankan penguasaan bola tinggi.
Beberapa petinggi federasi dikabarkan tertarik dengan visinya yang progresif terhadap sepak bola modern.
4. Jean-Paul van Gastel (PSIS Semarang)
Nama terakhir datang dari Belanda, rekan senegara Patrick Kluivert sendiri.
Van Gastel dikenal memiliki pendekatan permainan Eropa modern dan komunikasi yang baik dengan pemain lokal.
Ia juga berhasil meningkatkan performa PSIS di musim 2024/25 hingga bersaing di papan atas.
Pertimbangan Federasi
Menurut laporan dari Bola.net dan CNN Indonesia, tim evaluasi PSSI sedang menilai beberapa faktor sebelum menentukan nama akhir:
- Pemahaman terhadap kultur sepak bola Indonesia
- Kemampuan mengembangkan pemain muda
- Kedisiplinan dan komunikasi di ruang ganti
- Stabilitas hasil klub dalam dua musim terakhir
Federasi ingin memastikan pelatih baru bisa langsung menyesuaikan diri tanpa perlu waktu adaptasi panjang seperti era Kluivert sebelumnya.
