Kalcerbola.com – Manchester United kembali menunjukkan napas panjangnya di Premier League. Tertinggal lebih dulu di Selhurst Park, Setan Merah justru bangkit lewat dua pemain yang tak disangka-sangka: Zirkzee dan Mount. Keduanya menjadi penentu kemenangan comeback 2-1—momen penting yang membuka harapan baru untuk MU yang sedang mencari konsistensi.
Zirkzee Pecah Telur, Menghidupkan Mental Tim
MU kesulitan membangun ritme di babak pertama dan harus kebobolan lewat penalti Crystal Palace. Namun perubahan besar terjadi setelah jeda.
Joshua Zirkzee, yang selama ini dikritik karena paceklik gol, akhirnya mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan voli akurat di menit ke-54.
Gol ini jadi titik balik pertandingan karena:
- mengakhiri puasa gol panjang Zirkzee di Premier League,
- mematahkan tekanan besar yang menumpuk sejak awal musim,
- dan menyuntikkan energi positif ke seluruh skuad MU.
Zirkzee tidak hanya mencetak gol—ia mengubah suasana pertandingan.
Zirkzee dan Mount Muncul sebagai Penentu, Saat MU Paling Membutuhkan
Tak lama setelah gol Zirkzee, momen klimaks datang.
Mason Mount, yang sepanjang musim bergelut dengan cedera dan performa naik-turun, melepaskan tembakan jarak jauh yang menghujam gawang Palace di menit ke-63.
Gol kemenangan itu terasa seperti deklarasi: Mount masih punya kualitas top-level.
Dengan satu tendangan, ia mengubah narasi musimnya dari “pemain yang hilang” menjadi “pahlawan tak terduga.”
Fakta menariknya:
- Ini salah satu penampilan terbaik Mount sejak kembali dari cedera.
- Golnya mematahkan rekor 12 laga kandang tak terkalahkan Crystal Palace di Premier League.
- Mount menerima pujian besar dari rekan setim, termasuk Bruno Fernandes, yang menyebutnya “pemain yang selalu ada di momen besar.”
